Analisis Laporan Keuangan dan Prediksi Kinerja

PT Astra International Tbk dengan Model ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average)

Patah Herwanto, Nenda Marliani, Rosida, Ridwan Herdyansyah

Latar Belakang Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis laporan keuangan dan memprediksi kinerja keuangan PT Astra International Tbk menggunakan model ARIMA. Data yang digunakan adalah data keuangan dari tahun 2012 hingga 2021.

Model ARIMA memberikan prediksi yang cukup akurat untuk rasio keuangan CR, DER, dan TOA, namun kurang akurat untuk rasio ROA
📊

Data Keuangan

Data laporan keuangan PT Astra International Tbk dari tahun 2012 hingga 2021

📈

Model ARIMA

Autoregressive Integrated Moving Average untuk analisis dan prediksi data time series

⚙️

Evaluasi Model

Menggunakan MAE, RMSE, dan MAPE untuk mengukur akurasi prediksi

Hasil Prediksi Kinerja Keuangan 2022

Current Ratio (CR)

138,17%
Kurang Baik

Standar: 200%

Debt to Equity Ratio (DER)

70,44%
Baik

Standar: 90%

Return on Assets (ROA)

6,87%
Kurang Baik

Standar: 30%

Total Asset Turnover (TOA)

0,68x
Kurang Baik

Standar: 2x

Evaluasi Akurasi Model ARIMA

CR - MAE

6,91
Baik

CR - RMSE

7,74
Baik

CR - MAPE

4,52%
Baik

ROA - MAE

1,12
Baik

ROA - RMSE

1,23
Baik

ROA - MAPE

15,32%
Sedang

Perkembangan Rasio Keuangan (2012-2021)

Detail Hasil Prediksi dan Evaluasi Model

Rasio Keuangan Prediksi 2022 MAE RMSE MAPE Kategori
Current Ratio (CR) 138,17% 6,91 7,74 4,52% Kurang Baik
Debt to Equity Ratio (DER) 70,44% 9,11 10,53 13,00% Baik
Return on Assets (ROA) 6,87% 1,12 1,23 15,32% Kurang Baik
Total Asset Turnover (TOA) 0,68x 0,08 0,10 13,62% Kurang Baik

Perbandingan dengan Standar Industri

Kesimpulan dan Implikasi

Berdasarkan hasil prediksi menggunakan model ARIMA, kinerja keuangan PT Astra International Tbk tahun 2022 diproyeksikan sebagai berikut:

Evaluasi Model: Model ARIMA memberikan prediksi yang cukup akurat untuk rasio CR, DER, dan TOA dengan nilai MAE dan RMSE yang rendah. Namun, untuk rasio ROA, model menunjukkan tingkat kesalahan yang lebih tinggi (MAPE 15,32%).

Rekomendasi: Perlu penelitian lebih lanjut dengan menggunakan model alternatif atau kombinasi beberapa model untuk meningkatkan akurasi prediksi kinerja keuangan perusahaan.